Curahan hati seorang lelaki yang ragu akan mimpi yang ia miliki

MIMPI


Malam telah tiba
Bintang terlihat terang sangat tinggi di atas awan
Angin malam berhembus meniup sekujur tubuh ku yang sedang galau
Aku yang bingung akan arah jalan menuju masa depan..

Ingin aku terbang tinggi untuk meraih bintang terang di atas awan
Tapi apalah daya aku hanya lah insan yang tak memiliki sayap seperti merpati
Yang aku bisa hanyalah menyusahkan kedua orang tua
Meminta dan tak bisa memberi, dan aku hanyalah manusia yang ingat akan dosa-dosa diri sendiri..

Secangkir kopi yang menemani ku di malam yang sunyi ini
Sebatang rokok yang ikut menikmati suasana sepi seperti tak berpenghuni
Setidaknya aku masih bisa merenungkan diri untuk mengurangi rasa ego di dalam diri
Dan memikirkan bagaimana aku nanti berdiri sendiri ketika orang tua ku pergi..

Aku hidup di zaman moderenesasi yang semua serba membeli
Dimana hampir semua manusia merusak diri sendiri menggunakan ekstasi
Hidup katanya hanya sekali dan mimpi indah yang tak bisa di beli
Tapi mengapa hidup terasa teramat sangat sulit untuk dijalani..

Ketika mimpi yang belum juga datang menghampiri
Ketika kaki tak lagi kuat untuk berdiri
Aku hanya berdoa kepada Tuhan yang maha pemberi
Tolong tegarkan hati dan perasaan ini..

Aku sadar aku telah terlahir di bumi ini
Dengan harapan orang tua yang belum sempat terpenuhi
Harapan untuk mewujudkan semua mimpi-mimpi yang belum sempat aku miliki
Kemana aku harus pergi untuk menemukan jati diri sendiri yang belum dewasa ini...

Ayah dan ibu maafkanlah anak mu ini
Aku berterimakasih karna telah melahirkan aku di bumi ini
Manasehatiku sampai detik ini
Semoga kelak aku bisa membalas budi apa yang telah kalian beri...
Amin......

Komentar

Postingan Populer