DESEMBER
Di sini angin masih berhembus kencang dan sangat terasa sepi di malam ini.
Aku masih termenung memikirkan kisah cinta yang dulu pernah terjadi.
Aku bertanya dalam hati?
Apakah dia akan kembali padaku lagi?
Ah.. sudahlah, aku sangat benci dengan diriku yang selalu berfikiran begini!
Tak lama hujan rintik turun ke bumi.
Menambah luka di hati semakin perih.
Kenangan tentangmu berputar lagi dan tak mau pergi.
Sial..,,!! Selalu saja menghinggapi diriku lagi.
November itu kau memintaku untuk pergi.
Di bulan Desember ini aku merindukan dirimu lagi.
Merindukan kisah kita yang pernah terjadi?
Desember lalu kita masih bersama dan saling berucap janji untuk saling setia.
Namun Desember kali ini sangat lah berbeda.
Disini aku masih sendiri!
Namun kau telah bersama dia mengikat janji untuk saling setia.
Mungkin langit melihatku menangis semalaman.
Hingga pada awal Desember ini cuaca begitu murka dan badai menunjukan amarahnya.
Hatiku begitu sabar untuk merelakan dirimu benar-benar pergi dari fikiran ini.
Kini harapanku telah pupus...
Begitupun mimpiku yang telah terbakar hangus..
Semoga di bulan Desember ini tidak ada lagi duka yang memaksa air mata untuk jatuh.
Selamat malam Desember..
Semoga ini adalah awal yg baik untuk diriku..

Komentar